aku bersyukur kpd ALLAH SWT yang telah memberikan sesuatu yang tak pernah aku bayangkan sendiri.aku adalah aku yang menjalankan hidupku. hari ni, aku ujian kimia, kmarin saat aku bljr tiba2 orang yang menurut hatiku gak enak datang. padahal sblumnya aku sangat menyayanginya, dan aku tahu dia emang lebih dari aku. tapi bolehlah kita tuh berbicara sedikit aja, jangan pula terlalu berlebihan . sebelum berbicara alangkah baiknya kalu kita intropeksi diri dulu. dulu emang aku gak kayak gini, skrg aku jd diam ktika berda didekatmu. aku mohon berubahlah temanku, bkn aku aja yg menderita , tapi teman kita jg menderita. :-)

Sebuah sekolah menengah atas Jambi yaitu SMA Negeri 3 Kota Jambi sedang melakukan praktik olahraga dilapangan setengah bola basket. Saat itu siswa kelas XII IPA 1 ambil nilai lay out dilapangan basket. Silih berganti siswa XII IPA 1 mengambil nilai lay out , karena ring basketnya cuma tinggal satu, maklum SMA Negeri 3 lagi tahap pembangunan gedung.
Seharusnya lapangan basket sekolah saya itu bagusnya untuk permainan bola basket 3 on 3 . Tapi , karena hanya untuk mengambil nilai ujian praktik, maka pak guru saya yang mengajar olahraga mengambil kebijakan bahwa ambil nilai basketnya dilapangan sekolah kita saja. Lagi-lagi pak guru tak mau menghamburkan uang . bersyukurlah kami semua karena uang kami semua juga tidak akan habis dimakan pak guru tersebut.
Sangat tak diherankan lagi, diantara satu kelas ini pasti ada beberapa orang yang tidak bisa . Salah satu diantaranya yaitu Tia Rizkina Anggraeni, dia adalah teman sekelas saya yang sangat geram bila dia tidak bisa lay out. Karena dia tidak bisa lay out, maka dengan gigihnya dia berusaha untuk berlatih dan terus berlatih. Jangankan lay out , bila dia tidak bisa mengerjakan matematika saja, dia pasti akan sangat penasaran.
Penasaran-penasaranlah yang ada dipikiran Tia. Sangking penasaran lay out, dia ambil bola dengan wajah geram lalu dia lempar bola itu dengan mantul dan tidak masuk. Tambah geram lagi ni Tia-Nya , dan berulang kali dia lay out akhirnya dia bisa. Karena dia remedi lay out , dia berlatih dahulu sebelum ambil nilai. Sekali lagi ring basket SMA saya cuma ada satu. Jadi dia sebelum ambil nilai, dia mencoba dahulu tiga kali lay out. Dan akhirnya dia bisa lay out selama 60 detik dengan sepuluh kali bola masuk ke ring basket. Waw,,, sangat hebatnya Tia lay out sepuluh kali masuk bolanya. Saya saja cuma delapan kali bola masuk ke ringf basket.
Ternyata perjuangan Tia tidak sia-sia selama ini, walaupun gerakan lay out Tia belum sempurna. Namun guru hanya bisa memberikan nilai saja buat Tia, karena guru hanya menilai teknik dan bola masuk ke ring basket dengan posisi badan lay out. Dan tak lupa pula , biasanya siswa yang remedi diwajibkan ikut renang lagi supaya nilainya bagus. Lagi-lagi karena guru tersebut hanya menginginkan uang dari siswanya.

Read the rest of this entry »

IPB Badge

pelatihan ini sangat berguna buat saya